SELAMAT DATANG DI GUDANG PUSAT GROSIR JILBAB ONLINE INDONESIA

KAMI PUSAT GROSIR JILBAB INDONESIA || Buat kamu ngak usah repot repot cari reseller atau tempat kulakan jilbab karena kita gudangnya.

Kadsha.com

MENGUTAMAKAN PERSAHABATAN, KEMITRAAN YANG BAIK DAN JUJUR
Showing posts with label Biodata Biografi Pelatih Sepak Bola. Show all posts
Showing posts with label Biodata Biografi Pelatih Sepak Bola. Show all posts

Biografi Biodata Indra Sjafri

Biografi Indra Sjafri dan Biodata Indra Sjafri dan Profil Indra Sjafri. Blog tempatnya mengenal Tokoh dan Orang terkenal Di dunia. untuk menambah Ilmu pengetahuan kita juga memotivasi diri untuk mengambil sisi Positive dari seorang pelatih sepak bola dimana Indra Sjafri pernah membawa timnas junior merebut trofi juara pada turnamen sepak bola tingkat Asia, yaitu pada HKFA U-17 dan HKFA U-19 di Hongkong. pada tahun 2013 berhasil menjuarai Piala AFF U-19

Biodata, Profil dan Biografi lengkap Indra Sjafri meliputi data masa kecil, keluarga, pendidikan, prestasi, karir, media sosial.




Info selengkapnya mengenai Biografi Indra Sjafri

Indra Sjafri lahir di Lubuk Nyiur, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, 2 Februari 1963 adalah seorang mantan pemain sepak bola yang kemudian menjadi pelatih sepak bola Indonesia. Ia dipercaya menjadi pelatih Timnas Junior Indonesia (PSSI), seperti Timnas U-12, U-17 dan U-19 yang dijuluki Garuda Muda.

Indra Sjafri pernah membawa timnas junior merebut trofi juara pada turnamen sepak bola tingkat Asia, yaitu pada HKFA U-17 dan HKFA U-19 di Hongkong. Sebelumnya, Indra bertugas sebagai instruktur dan pemandu bakat di PSSI sejak Mei 2009. Indra merupakan mantan pemain sepak bola yang pernah membela PSP Padang pada tahun 1980-an, dan juga pernah menangani klub sepak bola dari ibukota provinsi Sumatera Barat itu sebagai pelatih.

Pada 22 September 2013, Indra Sjafri sukses membawa tim asuhannya, Timnas Indonesia U-19 menjuarai Turnamen Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2013 setelah di final mengalahkan tim kuat Vietnam dalam pertandingan dramatis yang berujung adu penalti, dimana tim Indonesia menang dengan skor 7-6. Gelar juara ini merupakan gelar pertama Indonesia sejak 22 tahun terakhir dimana Indonesia tak pernah meraih satupun gelar juara baik di level Asia Tenggara maupun level yang lebih tinggi.

sumber referensi: wikipedia
READ MORE - Biografi Biodata Indra Sjafri

Biografi Ramang sejarah Legenda Sepakbola Indonesia

Biografi Ramang - Legenda Sepakbola IndonesiaBernama lengkap Andi Ramang yang dilahirkan pada tanggal 24 April 1928 1928 di Makassar, Sulawesi Selatan. Ia merupakan seorang legenda sepakbola Indonesia pada tahun 1950an, dan merupakan pemain sepakbola kebanggaan rakyat Makassar Sulawesi Selatan dan PSM (Persatuan Sepakbola Makassar) sehingga PSM biasa dijuluki sebagai "Pasukan Ramang". Menurut catatan Wiki, ia dikenal dikenal sebagai salah satu anggota trio maut PSM Makassar. Bersama Suwardi dan Noorsalam menjadi jangkar yang kokoh bagi tim berjulukan Juku Eja (ikan Merah) ini. Ramang memang sudah mulai menendang-nendang buah jeruk, gulungan kain dan bola anyaman rotan dalam permainan sepak raga sejak berusia 10 tahun.

Ayahnya, Nyo'lo, ajudan Raja Gowa Djondjong Karaenta Lemamparang, sudah lama dikenal sebagai jagoan sepakraga. Ia mulai memperkuat PSM Makassar pada tahun 1947, waktu itu masih bernama Makassar Voetbal Bond (MVB). Bersama dengan Suwardi dan Noorsalam, Ramang menjadi trio paling menakutkan di Indonesia. Ia dikenal memiliki kecepatan lari dan tendangan yang keras. Karir Ramang makin mencolok tatkala dirinya bergabung ke timnas sepakbola Indonesia. Pada tahun 1952 ia menggantikan Sunardi, kakak Suardi Arlan mengikuti latihan di Jakarta. Ini menyeretnya menjadi pemain utama PSSI. Didampingi Suardi Arlan di kanan dan Nursalam di kiri, ia bagai kuda kepang di tengah gelanggang. Permainannya sebagai penyerang tengah sangat mengagumkan. Maka setahun kemudian ia keliling di beberapa negeri asing. Namanya meroket menjadi pemain favorit penonton dan disegani pemain lawan. Sambil melakoni profesinya sebagai pemain sepak bola, Ramang juga menjadi seorang kenek truk dan tukang becak. Namun dalam sebuah wawancara di Majalah Tempo (7/10/1978), Ramang mengatakan bahwa ia terpaksa meninggalkan profesinya sebagai penarik becak karena sibuk bermain bola. Hal itu membuat kondisi keluarganya yang tinggal menumpang di sebuah rumah temannya menjadi sangat memprihatinkan.

"Namun apapun yang terjadi, coba kalau isteri saya tidak teguh iman, mungkin sinting," kata macan bola itu. Ramang memang tak bisa lepas dari lapangan sepak bola. Baginya, meninggalkan lapangan sepak bola sama saja menaruh ikan di daratan. "Hanya bisa menggelepar-gelepar lalu mati," katanya. Setahun setelah kemenangan klubnya 9-0 dalam kompetisi PSM, Ramang sudah keliling Indonesia bermain bola. Tapi ketika ia kembali ke Makassar seorang datang melamarnya bekerja sebagai opas di Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Gajinya? Tak pernah naik tetap saja Rp 3.500. Untungnya hanya satu: ia masih tetap bisa main bola. Pada tahun 1952 ia menggantikan Sunardi, kakak Suardi Arlan mengikuti latihan di Jakarta. Ini menyeretnya menjadi pemain utama PSSI. Didampingi Suardi Arlan di kanan dan Nursalam di kiri, ia bagai kuda kepang di tengah gelanggang. Permainannya sebagai penyerang tengah sangat mengagumkan. Maka setahun kemudian ia keliling di beberapa negeri asing. Namanya meroket menjadi pemain favorit penonton dan disegani pemain lawan. Pada lawatannya tahun 1954 ke berbagai negeri Asia (Filipina, Hongkong, Muangthai, Malaysia) PSSI hampir menyapu seluruh kesebelasan yang dijumpai dengan gol menyolok. Dari 25 gol (dan PSSI hanya kemasukan 6 gol) 19 di antaranya lahir dari kaki Ramang.

Biografi Ramang - Legenda Sepakbola Indonesia
Berkat prestasi Ramang, Indonesia masuk dalam hitungan kekuatan bola di Asia. Satu demi satu kesebelasan Eropa mencoba kekuatan PSSI. Mulai dari Yugoslavia yang gawangnya dijaga Beara (salah satu kiper terbaik dunia waktu itu), klub Stade de Reims dengan si kaki emas Raymond Kopa, kesebelasan Rusia dengan kiper top dunia Lev Jashin, klub Locomotive dengan penembak maut Bubukin, sampai Grasshopers dengan Roger Vollentein. "Tapi itu bukan prestasi saya saja, melainkan kerjasama dengan kawan-kawan," ujar Ramang merendah, sembari menyebut nama temannya satu per satu: Maulwi Saelan, Rasjid, Chaeruddin, Ramlan, Sidhi, Tan Liong Houw, Aang Witarsa, Thio Him Tjiang, Danu, Phoa Sian Liong dan Djamiat. Mendengar kehebatan Ramang di lapangan sepak bola, tak heran jika pada tahun 50-an, banyak bayi lelaki yang lahir kemudian diberi nama Ramang oleh orangtuanya. Ramang wafat pada 26 September 1987

Ramang dikenal sebagai penyerang haus gol. Ramang memang penembak lihai, dari sasaran mana pun, dalam keadaan sesulit bagaimana pun, menendang dari segala posisi sambil berlari kencang. Satu keunggulan yang masih diidamkan oleh setiap pemain bola kita hingga saat ini, terutama tembakan salto. Keahlian itu tampaknya karunia alam untuk pribadi Ramang seorang sebagai bekas pemain sepakraga yang ulung. Gol melalui tendangan salto yang indah dan mengejutkan seringkali dipertunjukkan oleh Ramang. Satu di antaranya saat PSSI mengalahkan RRC dengan 2-0 di Jakarta. Kedua gol itu lahir dari kaki Ramang, satu di antaranya tembakan salto. Itu pertandingan menjelang Kejuaraan Dunia di Swedia, 1958. Pertandingan kedua dilanjutkan di Peking, Indonesia kalah dengan 3-4, sedang yang ketiga di Rangoon (juga melawan RRC) dengan 0-0.

Biografi Ramang - Legenda Sepakbola IndonesiaSayang sekali lawan selanjutnya ialah Israel (yang tak punya hubungan diplomatik dengan Indonesia) maka PSSI terpaksa tidak berangkat. Mendengar kehebatan Ramang di lapangan sepak bola, tak heran jika pada tahun 50-an, banyak bayi lelaki yang lahir kemudian diberi nama Ramang oleh orangtuanya. Jika Ramang ditanya mengenai pertandingan paling berkesan, di sejumlah media, ia menyebut ketika PSSI menahan Uni Soviet 0-0 di Olimpiade Melbourne 1956. "Ketika itu saya hampir mencetak gol. Tapi kaus saya ditarik dari belakang," kata Ramang. Kejayaan Ramang ternyata singkat saja, tahun 1960, sesudah namanya sempat melangit ia dijatuhi skorsing. Ramang dituduh makan suap. Tahun 1962 ia dipanggil kembali, tapi pamornya sudah berkurang. Pada tahun 1968, dalam usia 40 tahun, Ramang bermain untuk terakhir kalinya membela kesebelasan PSM di Medan, yang berakhir dengan kekalahan. Meskipun setelah itu kariernya di sepak bola tidaklah betul-betul mati. Saat ia sedang menggelepar-gelepar seperti ikan di daratan, ia mendapatkan panggilan Bupati Blitar untuk menjadi pelatih di sana.

Karier kepelatihan Ramang juga tercatat di PSM dan Persipal Palu. Sewaktu menjadi pelatih di Persipal, ia bahkan pernah dihadiahi satu hektar kebun cengkeh oleh masyarakat Donggala, Palu, karena prestasinya membawa Persipal menjadi satu tim yang disegani di Indonesia. Penghargaan seperti ini tak pernah ia dapatkan di PSM Makassar. Tetapi menjadi pelatih sepak bola ternyata tidak mudah bagi seorang tamatan Sekolah Rakyat seperti Ramang. Ia kemudian harus disingkirkan pelan-pelan hanya karena ia tidak memiliki sertifikat kepelatihan. Dalam melatih, Ramang hanya mengajarkan pengalamannya ditambah dengan teori yang pernah ia dapatkan dari mantan pelatih PSSI, Tony Pogacknic, yang ia sangat hormati.

Biografi Ramang - Legenda Sepakbola Indonesia
Ramang pernah menyebut bahwa pemain sepak bola sepertinya tidak lebih berharga dari kuda pacuan. "Kuda pacuan dipelihara sebelum dan sesudah bertanding, menang atau kalah. Tapi pemain bola hanya dipelihara kalau ada panggilan. Sesudah itu tak ada apa-apa lagi," katanya dengan kecewa. Namun Ramang sudah berketetapan hati menutup kisah masa lampaunya itu. "Buat apa mengenang masa-masa seperti itu sementara orang lebih menghargai kuda pacuan?" katanya. Kekecewaan itu tampaknya begitu berat merundungnya, hingga ia seringkali sengaja sembunyi hanya untuk mengelak wawancara dengan seorang wartawan. Meski banyak dorongan dan tawaran buat menulis biografinya, ia selalu menggelengkan kepala. Dulu katanya, memang pernah ada seseorang yang menerbitkan riwayat hidupnya. Tapi ia sendiri sudah lupa judul buku dan nama penulisnya.

Suatu malam pada tahun 1981, sehabis melatih anak-anak PSM, Ramang pulang dengan pakaian basah dan membuatnya sakit. Enam tahun ia menderita sakit di paru-parunya tanpa bisa berobat ke Rumah sakit karena kekurangan biaya. Pada tanggal 26 September 1987, di usia 59 tahun, mantan pemain sepak bola legendaris itu meninggal dunia di rumahnya yang sangat sederhana yang ia huni bersama anak, menantu dan cucunya yang semuanya berjumlah 19 orang. Ramang dimakamkan di TPU Panaikang. Untuk mengenang jasanya, sebuah patung di lapangan Karebosi dibuat untuknya. Selain itu hingga sekarang salah satu julukan PSM Makassar adalah Pasukan Ramang. Ironis memang mengetahui kisah hidup mantan bintang sepak bola itu. Apalagi Ramang kini hanya diapresiasi dengan sebuah patung yang dibuat seadanya, yang berdiri di pintu utara Lapangan Karebosi.

Biografi Ramang - Legenda Sepakbola Indonesia
"Toa mi Ramang" istilah yang biasa dipakai oleh anak muda makassar
Ramang kecil Kadir kecil.. Menggiring bola di jalanan Ruli kecil Riki kecil.. Lika liku jebolkan gawang (Iwan Fals)

Referensi :

- http://id.wikipedia.org/wiki/Ramang
- http://forum.kompas.com/sepakbola/133000-ramang-legenda-si-macan-bola-yang-terlupakan.html
READ MORE - Biografi Ramang sejarah Legenda Sepakbola Indonesia

Profile Pelatih Nil Maizar

Terima kasih semoga Biografi Biodata dan Profil Nil Maizar. Blog tempatnya mengenal Tokoh dan Orang terkenal Di dunia. untuk menambah Ilmu pengetahuan kita juga memotivasi diri untuk mengambil sisi Positive dari seorang Nil Maizar Nahhh berikut ini adalah sedikit mengenai Nil Maizar semoga bermanfaat dan juga menghibur sobat dalam mengenal Nil Maizar

Nama lengkap: Nil Maizar
Tempat dan tanggal lahir: Payakumbuh, Sumatera
Barat, 2 Januari 1970
Posisi saat bermain: Bek tengah

Karier: Persepak Payakumbuh (1980-86), Diklat Padang (1986/87), Diklat Ragunan (1987/88), PSSI Garuda II (1988-91), Timnas PSSI Piala Marah Halim Medan (1991), Semen Padang (1992-97), PSP Padang (1997-99)

Karier pelatih: Semen Padang U-21 (2000-03),  Asisten Pelatih Semen Padang (2004-10), Semen Padang (2010-12), Timnas Indonesia (2012-sekarang)

READ MORE - Profile Pelatih Nil Maizar

Profil Dan Biodata Biografi Tito Vilanova

Biografi Tito Vilanova Biodata dan Profilnya bisa silahkan anda lihat di bawah ini sebagai pelatih sepak bola sebagai pelatih sepak bola Barca saat artikel ini di terbitkan untuk Tito Vilanova

Profil Dan Biodata Tito Vilanova | Pelatih yang memiliki nama lengkap Francesc Vilanova ini memang tidak Begitu populer seperti Jose Mourinho, Pep Guardiola, dan Alex ferguson. Vilanova ini adalah mantan pemain Barca pada musim 1984. Pelatih yang biasa disapa Tito naik tingkat dengan masuk ke skuad Barcelona B pada tahun 1988. Setelah mendapat kesempatan masuk di skuad Barca B selama dua musim, Tito Vilanova kemudian melanglang buana dengan memperkuat sejumlah tim papan bawah.

Ahir-akhir ini Tito Vilanova sedang disorot banyak media didunia karna setelah hengkangnya Pep Guardiola karna mengundurkan diri, lalu akhirnya Presiden Barca menunjuk Tito Vilanova sebagai pengganti Pep Guardiola, sosok Vilanova dianggap layak menempati kursi manajer karena dia selama empat musim setia menjadi asisten pelatih mendampingi Guardiola.  
 
Profil Dan Biodata biografi Tito Vilanova
Nama : Francesc Vilanova i Bayó
Tanggal Lahir : Bellcaire d'Empordà, Spanyol
Karir : Vilanova memulai pengalaman melatih pada musim 2007 dengan menjadi asisten pelatih Barcelona B mendampingi Pep Guardiola. Pengangkatan Guardiola untuk menggantikan Frank Rijkard sebagai manajer tim Barcelona pada musim panas 2008, Vilanova juga diajak naik tingkat untuk kembali mendampingi Guardiola. Posisinya tersebut bertahan sapai empat musim. Dan musim depan, Vilanova bakal naik tingkat menjadi manajer untuk menggantikan Guardiola yang memilih mengundurkan diri akhir musim ini.

Berikut Tadi  sedikit Profil Dan Biodata Tito Vilanova yang bisa aldio blog berikan, semoga Profil Dan Biodata Tito Vilanova bisa bermanfaat buat anda
READ MORE - Profil Dan Biodata Biografi Tito Vilanova

Biografi Biodata dan Profil Guardiola

Biografi Biodata dan Profil Guardiola Pelatih Barca. Yahh pastinya tidak asing lagi dengan pelatih satu ini dengan perannya sebagai peracit strategi dari tim Barcelona ini sudah tidak di ragukan lagi dengan berhasil membuat barca menjadi timterbaik di dunia. Nahh bagaimana anda Ingin lebih mengenalnya. berikut adalah biodata Guardiola Biografi Pelatih barca

Profil Dan Biodata Lengkap Josep Guardiola
Nama lengkap : Josep Guardiola i Sala
Tanggal kelahiran : 18 Januari 1971 
Tempat kelahiran : Santpedor, Barcelona, Catalunya, Spanyol
Tinggi : 1.83 m (6 ft 0 in)
Posisi bermain : Gelandang bertahan

Pelatih yang bertangan dingin, yang jago dalam mengatur strategi dan meracik strategi ini, dulunya saat masih berkarir sebagai pemain, ia berposisi sebagai Gelandang Bertahan. Diumurnya yang masih terbilang muda sebagai seorang pelatih, Guardiola menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih yang hebat, dengan memberikan banyak gelar untuk Messi Cs. Pelatih yang memiliki nama lengkap Josep Guardiola i Sala, lahir di Santpedor, Barcelona, Catalunya, Spanyol 18 Januari 1971. 

Berikut Adalah Riwayat Hidup Guardiola

Biografi Guardiola

Karier

Klub Guardiola

Josep Guardiola pernah bermain untuk Barcelona B, Barcelona, Brescia, Roma, Al-Ahli, dan Dorados. Sepanjang karier klubnya, ia bermain 378 kali dan mencetak 17 gol.

Internasional

Josep Guardiola pernah bermain untuk tim nasional U-21 Spanyol, tim nasional utama Spanyol, dan untuk tim nasional Catalunya. Di tim nasional utama Spanyol, ia bermain 47 kali dan mencetak 5 gol. Ia turut membawa Spanyol juara pada Olimpiade Barcelona 1992.

Kepelatihan Guardiola

Pada musim 2007–2008, Josep Guardiola melatih tim Barcelona B. Pada 8 Mei 2008, Joan Laporta, presiden FC Barcelona mengumumkan bahwa Josep Guardiola akan menggantikan Frank Rijkaard sebagai pelatih tim utama Barcelona. Guardiola menandatangani kontrak pada 5 Juni 2008.

Pada musim awal kepelatihannya, Barcelona berhasil mengakhiri musim dengan meraih tiga gelar sekaligus (treble), yaitu: La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions. Selain itu, Barcelona menjadi tim tersubur di antara jajaran liga-liga terbaik Eropa dengan mencetak sekitar 150 gol di semua kompetisi.
Guardiola tercatat sebagai pelatih terbaik sepanjang sejarah Barcelona dengan 12 trofi dalam kurun waktu tiga tahun melatih.


sumber referensi: Wikipedia
READ MORE - Biografi Biodata dan Profil Guardiola

Biografi Biodata dan Profil Roberto Di Matteo

NAHH saat artikel ini di terbitkan dia adalah seorang pelatih sepak bola chelsea

Terima kasih semoga Biografi Biodata dan Profil Roberto Di Matteo dia lahir 29 Mei 1970 adalah  mantan pemain sepak bola kelahiran Swiss dan saat artikel ini di publik kan dia melatih Chelsea sampai akhir musim 2011-12. dalam karir sepak bolanya Sebagai pemain tengah, bermain di Schaffhausen, Zürich, Aarau, Lazio, dan Chelsea. Dia main 34 kali untuk  Timnas Italia, mencetak dua gol, dan bermain di Euro 1996 dan Piala Dunia 1998. Ia pensiun sebagai pemain pada Februari 2002 pada usia 31 karena masalah cedera.


semasa hidup dan perjalanan karir Roberto Di Matteo di Swiss dan Italia

Lahir di italy orang tua Italia, Di Matteo memulai karirnya dengan klub Swiss Schaffhausen, sebelum bergabung Zürich pada tahun 1991 dan Aarau setahun kemudian. Ia memenangkan Nationalliga di Swiss dengan Aarau pada tahun 1993 dan di musim yang sama dianugerahi Pemain Swiss of the Year. 

Dia menandatangani kontrak untuk Lazio pada musim panas 1993 dengan transfer bebas. Di Matteo menjadi biasa di sisi Lazio dan melakukan debut untuk Italia selama waktu dengan raksasa Roma selama tiga musim. Namun, bertengkar dengan pelatih Zdenek Zeman atas kesalahan defensif yang mengakibatkan kerugian bagi Internazionale, mengakhiri karirnya dengan klub. Akibatnya ia keluar dan di ambil oleh Ruud Gullit untuk bermain di Inggris Chelsea untuk biaya rekor klub maka sebesar £ 4,9 juta.


Roberto Di Matteo Saat bermain di Chelsea

Di Matteo membuat awal yang mengesankan untuk karir Chelsea, mencetak pemenang melawan Middlesbrough pada debut kandannya. lewat Kemampuannya tembakan jarak jauh yang akurat dia menjadi salah satu kekuatan penggerak kebangkitan Chelsea di akhir 1990-an. Ia menyumbang sembilan gol dalam musim pertamanya, termasuk jangka panjang upaya terhadap kedua Tottenham Hotspur dan Wimbledon. Dia membantu menyelesaikan klub-6 di liga, menempatkan tertinggi sejak 1989-1990, dan tahun 1997 mencapai Final Piala FA di Wembley. Dalam 42 detik dari kick-off, Di Matteo mencetak gol dari 30 meter, untuk mengatur Chelsea dalam perjalanan mereka untuk menang 2-0 melawan Middlesbrough. 

Ini adalah tujuan tercepat mencetak dalam cangkir final di Wembley lama, meskipun Louis Saha sejak memecahkan rekor untuk mencetak gol tercepat dalam final Piala FA - skor melawan Chelsea untuk Everton di tahun 2009 akhir.

Musim berikutnya ia kembali membuktikan kemampuannya kepada tim, chipping dengan sepuluh gol dan assist banyak, karena Chelsea melanjutkan untuk mengklaim Football League Cup dan Piala Winners ', kehormatan Eropa pertama mereka sejak 1971. Pada final Piala Liga, sekali lagi melawan Middlesbrough, Di Matteo mencetak gol kedua dalam kemenangan 2-0. Musim 1998-99 ternyata menjadi musim yang spesial bagi Chelsea karena mereka pergi untuk sebuah rekor tidak terkalahkan dari lebih dari 20 permainan untuk finis ketiga di Liga Premier dan lolos ke Liga Champions. Di Matteo memainkan peran penting di lini tengah sebelah Gustavo Poyet, Dennis Wise dan Dan Petrescu dan mencetak beberapa gol mengesankan, di antaranya serangan terhadap Coventry City di detik-detik terakhir pertandingan.

Selama, musim 1999-2000 ia terhambat oleh cedera namun kembali di akhir musim untuk mencetak beberapa gol penting, termasuk ketiga tujuannya memenangi Piala di Wembley, sekali lagi di Piala FA. Dalam laga masam, Di Matteo memanfaatkan kesalahan oleh kiper Aston Villa David James untuk mencetak gol kemenangan pada menit ke-71, Chelsea menyerahkan trofi keempat utama mereka dalam tiga tahun. Ini memimpin Di Matteo mengomentari Stadion Wembley pepatah lama "Sayang mereka merobek tempat lama turun - itu telah menjadi tanah sangat beruntung untuk saya".

Awal ke musim 2000-01, Di Matteo menderita patah tulang kaki tiga dalam pertandingan Piala UEFA melawan klub Swiss St Gallen dan menghabiskan delapan belas bulan berikutnya di pinggir lapangan. Dia akhirnya menyerah pada comeback dan pensiun pada Februari 2002 pada usia 31. Dalam enam tahun di Chelsea, ia membuat 175 penampilan dan mencetak 26 gol. Dia tidak pernah kalah di Old Trafford. Dia terpilih dalam skuad dari terbesar Chelsea pernah XI, dan mantan manajer Claudio Ranieri memberinya kehormatan untuk memimpin tim Chelsea dalam Piala 2002 FA, yang Chelsea kemudian kehilangan 2-0 untuk Arsenal saingan.

Milton Keynes don
Pada bulan Juli 2008, Di Matteo diangkat sebagai Milton Keynes don manajer baru setelah Paul Ince pergi untuk bergabung dengan Blackburn Rovers. Ia pada gilirannya menunjuk mantan kolega Chelsea Eddie Newton sebagai asistennya dan Ade Mafe, yang tampil di Olimpiade 1984 Summer dan bekerja di Chelsea selama waktu Di Matteo di sana, sebagai pelatih kebugarannya. Dia mulai kualifikasi lisensi kepelatihannya UEFA saat masih bermain - menyelesaikan nya "B" lisensi selama waktu dengan Chelsea. Pada musim pertamanya dengan don MK, ia memimpin mereka ke tempat ketiga di Liga Satu belakang Leicester dan Peterborough. Mereka kalah dalam play-off semifinal melawan Scunthorpe adu penalti.
[Sunting] West Bromwich Albion

Ia dipekerjakan sebagai Pelatih Kepala Barat Albion Bromwich. Dalam musim pertamanya, tim urutan kedua di divisi dua Inggris, Football League Championship, di belakang favorit Newcastle United, menang promosi otomatis ke Liga Premier.

Pada hari pembukaan musim 2010-11 Liga Utama Inggris 14 Agustus 2010, Roberto Di Matteo kembali ke Chelsea sebagai Pelatih Kepala West Brom tapi melihat timnya kalah 0-6. Hasil yang lebih baik di pertandingan selanjutnya menyebabkan awal terbaik untuk Musim Liga Premier oleh klub dan Di Matteo bernama Premier League Manager of the Month untuk bulan September 2010. Selama Desember 2010 dan Januari 2011, klub memiliki jangka waktu miskin bentuk, memenangkan hanya satu dari sepuluh laga. Mayoritas fans yang masih setia Di Matteo tapi setelah kalah 0-3 dari Manchester City pada 5 Februari 2011 ia dibebaskan dari tugas-tugasnya dengan segera dan pertama Tim Pelatih Michael Appleton diangkat sebagai manajer sementara. West Bromwich menyelesaikan musim di posisi kesebelas.

Pelatih Chelsea

Pada 29 Juni 2011, Di Matteo diumumkan sebagai asisten manajer untuk manajer baru Chelsea Andre Villas Boas.  Pada 4 Maret 2012 ia ditunjuk sebagai manajer sementara Chelsea hingga akhir musim menyusul pemecatan Villas Boas. Di Matteo mulai memerintah di Chelsea dalam memenangkan bentuk, setelah menang 2-0 atas kota Birmingham di Piala FA dan melaju ke perempat final piala FA. Pada tanggal 10 Maret 2012, Di Matteo mendapat liga pertamanya menang melawan Stoke City, menang 1-0 berkat gol babak kedua Didier Drogba. Pada tanggal 14 Maret di leg ke-2 Liga Champions terakhir 16, Chelsea berhasil mengatasi defisit 3-1 melawan Napoli menang 4-1 pada malam hari, pada 5-4 agregat untuk lolos ke Liga Champions Final Quarter, menjadi hanya tim keempat dalam 45 upaya untuk membalikkan defisit leg pertama dua gol atau lebih Ia juga dipandu blues untuk kemenangan 5-2 atas Leicester City ke semifinal Piala FA , dan Fernando Torres. mendapat penjepit untuk menempatkan Chelsea di semifinal. Kerugian yang pertama datang sebagai manajer Chelsea saat Manchester City mengalahkan mereka 2-1 di Stadion Etihad. Pihaknya kemudian bermain imbang 0-0 melawan Spurs. Di perempatfinal bermain Liga Champions, Chelsea mengalahkan SL Benfica 1-0, sebelum pertandingan mereka menetap di 4 April di Stamford Bridge. 

Pihaknya kemudian mengalahkan Aston Villa di Villa Park pada tanggal 31 Maret dengan skor akhir 4-2 menampilkan bentuk-mencari striker Fernando Torres mencetak satu dari empat gol. Pada pertandingan leg kedua melawan UEFA Liga SL Benfica, ia membantu klub menang 2-1 mengambil Chelsea ke Semi - Final pertemuan FC Barcelona. Timnya kemudian menang melawan Wigan Athletic dengan skor 2-1 dan bermain imbang dengan Fulham 1-1. Pihaknya kemudian mengalahkan Tottenham Hotspur 5-1 di Piala FA Semi Final mengambil Blues ke final di mana mereka akan bertemu Liverpool.

Kehidupan pribadi
Di Matteo saat ini tinggal di Leamington Spa, Warwickshire. Dia memiliki tiga anak.
READ MORE - Biografi Biodata dan Profil Roberto Di Matteo

Biografi Biodata dan Profil Jose Mourinho

Terima kasih semoga Biografi Biodata dan Profil Jose Mourinho. Blog tempatnya mengenal Tokoh dan Orang terkenal Di dunia yaaa kita bersama Jose Mourinho pelatih yang dibilan cukup sukses fenomenal kontrofesial da sukses dalam melatih tim Bola yang IA latih, untuk menambah Ilmu pengetahuan kita juga memotivasi diri untuk mengambil sisi Positive dari seorang Tokoh dunia Jose Mourinho | Profil Biodata Mourinho


Kepelatihan

Tahun Tim
2000 Benfica
2001–2002 Leiria
2002–2004 Porto
2004–2007 Chelsea
2008–2010 Internazionale
2010– Real Madrid
 

Pelatih nyentrik asal Portugal yang saat ini menukangi tim Real Madrid (saat artikel ini di terbitkan ) ini memanglah penuh dengan histori, baik di sepak bola maupun di media. Mou dikenal sangat tempramental namun sangat jago saat meracik strategi hingga menjadi skuad yang kuat dan selalu menang dalam setiap pertandingan. Hal tersebut mulai di buktikan saat membawa Porto menjadi juara liga champion walaupun bisa dibilang tidak memiliki pemain sebaik Real Madrid, Manchester United ataupun AC Milan di kala itu.

Prestasi bersama Porto  itulah yang membawa Jose Mourinho ke tanah Inggris untuk menjadi manajer Chelsea kala itu. Dan ditangan Mourinho, Chelsea akhirnya bisa kembali menjadi juara setelah sempat kehilangan gelar tersebut selama 50 tahun. Setelah Chelsea, dia melatih Inter Milan, dan disana dia sukses membawa klub Nerazzurri meraih treble, yang merupakan prestasi terbaik di era Moratti, sang pemilik Inter Milan. Dan kini ia tercatat sebagai pelatih Real Madrid yang akan membawanya menjadi yang terbaik di pentas Eropa maupun perebutan gelar terbaik di dunia, dan di Real Madrid Mou sudah membawakan trofi Copa Del Rey, dan menjadikan pelatih fenomenal itu menjadi pelatih yang selalu membawa gelar juara di musim pertama dia ngelatih di klub manapun.

Itulah tadi sedikit ulasan mengenai tokoh pelatih sepak bola Jose Mourinho | Profil Jose Mourinho | Biodata Mourinho. 

Profil Jose Mourinho

José Mário dos Santos Mourinho Félix, lebih dikenal dengan nama José Mourinho, (dibaca: [ʒuˈzɛ moˈɾiɲu] ; lahir di Setubal, Portugal, 26 Januari 1963; umur 48 tahun) adalah seorang pelatih sepak bola asal Portugal. Ia adalah pelatih Real Madrid sejak 31 Mei 2010.

Terakhir dari 2 Juni 2008 hingga 30 Mei 2010 ia melatih klub raksasa Italia, Inter Milan. Di klub itu Mourinho behasil meraih treble winners. Sebelumnya ia melatih Chelsea (2004-2007), Porto (2002-2004), U.D. Leiria (2001-2002), dan S.L. Benfica (2000-2001). Ia telah dua kali membawa Porto dan Chelsea menjadi juara liga serta mengantarkan gelar Liga Champions dan Piala UEFA bagi Porto. Ia tiga kali dinobatkan sebagai pelatih sepak bola terbaik dunia oleh International Federation of Football History & Statistics (2004, 2005, dan 2010).

Mourinho belajar di universitas di Lisboa dan meraih gelar sarjana dalam bidang ilmu olah raga dengan tesis mengenai metodologi persepak bolaan. Mourinho dengan cepat beralih profesi mulai dari mengajar, melatih tim junior dan menjadi penterjemah untuk Bobby Robson pada Sporting Lisboa, kemudian menjadi asisten pelatih ketika ia mengikuti Robson pindah ke FC Porto dan Barcelona. Di Barcelona, ia menjadi asisten Louis van Gaal, kemudian di tahun 2000 ia kembali ke Lisboa dan menjadi pelatih Benfica.

Mourinho terkenal dengan komentar-komentarnya yang sangat tajam dan kontroversial. Saat tiba di Chelsea pada 2004, ia menyebut dirinya sebagai "sang istimewa" (The Special One). Ditambah dengan penampilannya yang bergaya "bintang film", ia kerap menjadi sasaran di halaman utama berita dan gosip. Profilnya menjadi salah satu penghuni patung lilin di Museum Madame Tussaud di London.

Mou dikenal sebagai pelatih dengan kepribadian yang kuat dan mampu menanamkan mental juara di setiap tim yang ditanganinya. Meski strateginya acapkali dikritik karena memainkan sepak bola negatif, dia adalah jaminan prestasi yang sahih. Tidak jarang dia disebut " pelatih spesialis piala " dengan keberhasilannya merebut empat trofi domestik di empat negara yang berbeda.


Tags: biodata jose mourinho, biodata mourinho, biografi jose mourinho, biografi mourinho, foto mourinho, jose mourinho, mourinho, profil jose mourinho, profil mourinho, special one, the special one
READ MORE - Biografi Biodata dan Profil Jose Mourinho
 


© Blogger template 'ASIK-For You' by uc1n.com Blog For Biografi Biodata dan Profile Blog Kumpulan Biografi Tokoh dunia 2012 privacy-policy

Kumpulan Biodata Maupun Biografi artis, Tokoh, Penyanyi, Olahragawan, sampai Politisi, juga Pahlawan Indonesia dan Orang-orang terkenal Di seluruh Dunia