SELAMAT DATANG DI GUDANG PUSAT GROSIR JILBAB ONLINE INDONESIA

KAMI PUSAT GROSIR JILBAB INDONESIA || Buat kamu ngak usah repot repot cari reseller atau tempat kulakan jilbab karena kita gudangnya.

Kadsha.com

MENGUTAMAKAN PERSAHABATAN, KEMITRAAN YANG BAIK DAN JUJUR

Biografi Billi Syahputra Adik Olga

Biografi Biodata dan Profil Billy Syahputra. Blog tempatnya mengenal Tokoh dan Orang terkenalterutama pelawak atau komedian yang tentunya sudah sebagian kita kenanl dengan candaannya dan celotehnya yang lucu di layar TV kita yang biasa kita toton setiap hari. oke berikut adalah salah satu nya yaitu Billy Syahputra atau dikenal juga dengan Bang Billy adalah komedian dan presenter baru di dunia hiburan Indonesia. Ia merupakan adik kandung dari komedian, presenter sekaligus aktor Olga Syahputra.



Karirnya di dunia hiburan dimulai saat Billy menggantikan Olga yang terpaksa absen syuting di beberapa program televisi karena sakit, Agustus 2013. Sifat Billy yang suka melucu dan polos dinilai Olga sebagai daya tariknya dalam melawak.

"Adik suka jalan sama saya," ungkapnya. "Teman-teman dari orang TV mungkin melihat becandaan adik saya yang polos dan suka melucu."

Sampai saat ini, Billy telah tampil di berbagai acara televisi populer seperti "Opera Van Java", "Suka-Suka Nizam", "Yuk Keep Smile", "Dahsyat" serta "Warna". Meski karirnya di dunia hiburan diawali dengan tidak sengaja, Olga mengaku mendukung jika Billy ingin lebih mendalami karirnya sebagai artis.

Olga yang lebih berpengalaman pun memberikan beberapa petuah untuk adiknya agar siap dengan kerasnya dunia hiburan. Olga juga mengaku tidak takut jika popularitas Billy kelak melebihi dirinya.

"Saya bilang dari awal kalau mau masuk dunia entertainment, harus kuat-kuat jadi artis," ujar Olga. "Terus saya bilang badannya dikurusin, cerdas dan pintar dalam berakting, intelektual, nyaman serta enjoy dalam bekerja."

Olga sebagai sulung dari 7 bersaudara memang selalu mendukung adik-adiknya baik dari segi mental maupun finansial. Tahun 2011 lalu, ia juga pernah memberikan butik untuk salah satu adiknya, Reny Nurman, di ITC Kuningan, Jakarta.
READ MORE - Biografi Billi Syahputra Adik Olga

Biodata Putri Herlina Gadis Tanpa Tangan

Terima kasih semoga manfaat dan inspirasi baru buat kita melihat sosok gadis tampa tangan yang inspiratif sekali berikut Biografi Biodata dan Profil Putri Herlina Gadis Tanpa Tangan. Blog tempatnya mengenal Tokoh dan Orang terkenal Di dunia. untuk menambah Ilmu pengetahuan kita juga memotivasi diri untuk mengambil sisi Positive dari seorang Pitri herlina, kita mungkin sudah banyak tahu tentang siapa dia yang belakangan ini muncul di banyak acara TV dan saat artikel ini di postkan putri herlina baru saja menikah. nahhh silahkan bagi yang belum mengenal siapa dia bisa untuk melihat sosok nya lebih dekat di bawah ini semoga memberikan manfaat dan senan tiasa bersyukur dengan kelebihan dan kekurangan kita. artikel ini kita ambil dari sumber media di Internet. silahkan sebenernya untuk melihat kisah kisah inspiratif mengenai putri herlina kita bisa browsing dan banyak sekali yang menuliskan tentang kisa kisah dirinya. sekali lagi semoga bermanfaat.

putri-herlina-prewedding



Semangat hidup Putri Herlina sungguh luar biasa. Dia ditinggal orang tuanya setelah lahir di rumah sakit. Setelah lulus SMA, gadis tanpa lengan itu kini merawat anak-anak yang senasib dengannya.
PUTRI Herlina baru saja selesai mandi saat Jawa Pos menemuinya Kamis (1/3) sore lalu. Rambutnya basah. Wajahnya segar dan cerah. Sejurus kemudian, dia mengambil mukena dengan kakinya dan beranjak menuju ruang yang difungsikan sebagai musala kecil.

Dengan cekatan dia mengenakan mukena itu menggunakan kaki kanan dibantu tiga ruas jari tangan kiri yang tumbuh sedikit di ujung pundak. Seusai salat dan berdoa, Putri melipat sajadah dengan kakinya.
Putri lantas mengajak Jawa Pos menemui "adik-adiknya". Salah satunya adalah Aisyah Fatimah, bayi berusia 23 bulan. "Selly sayang, udah mandi ya. Aduh, bedaknya kok tebal banget," katanya.

Selly diam saja. Dia menderita cerebral palsy atau lumpuh otak. Tangan dan kakinya kaku. Selly tak bisa menelan dan berkomunikasi kecuali dengan mata. Sehari-hari asupan makanan untuk balita cantik itu disuntikkan melalui slang di hidung.

Seperti halnya Putri, Selly juga "dibuang" orang tuanya sejak lahir. "Aku ditinggal di rumah sakit, mungkin karena tidak punya tangan dan mereka malu," kata Putri. Karena tak ada yang bertanggung jawab, Putri lantas dirawat Susiani Sunaryo. Saat itu Susiani masih berusia 25 tahun dan menjadi relawan di Yayasan Sayap Ibu. Kini Susiani menjadi ibu panti di Kadirojo, Kalasan, Sleman.

Yayasan Sayap Ibu didirikan oleh Soelastri, istri Bung Tomo, pahlawan perang Surabaya 10 November, pada 1955. Saat ini ada 25 anak "tak dikehendaki" ayah-ibunya yang ditampung di Kadirojo. Rata-rata mereka mengalami cacat ganda. Yakni, cacat fisik dan mental karena aborsi yang gagal. Sehari-hari mereka hidup mengandalkan donatur tidak tetap. Memang ada dana dari pemerintah, namun jumlahnya hanya Rp 2.500 per anak per hari.

"Kata Ibu (Susiani, Red), aku dirawat sejak bayi merah. Beliau adalah orang yang paling aku sayangi," katanya. Di tengah wawancara, Susiani datang mendekat, merangkul Putri dan mencium pipinya. Putri tersenyum.

Menurut Susiani, Putri lahir 3 Oktober 1988. Namun, dia menolak menjelaskan lebih detail asal usul Putri, termasuk di rumah sakit mana dia ditelantarkan. "Maaf, itu kode etik kami," ujarnya.

Putri kecil rupanya sangat aktif dan selalu ingin tahu hal baru. Karena itu, bersama suaminya, Sunaryo, Susiani mencarikan taman kanak-kanak di sekitar panti mereka. "Kami keliling sampai sebelas TK, semuanya menolak," kata wanita yang akrab disapa Bu Naryo itu.

Akhirnya ada TK milik Aisyiyah (Muhammadiyah) yang mau menerima Putri. Yakni, TK ABA Sukoharjo Purwomartani, Sleman. "Aku nggak suka diistimewakan. Semua yang bisa dilakukan teman-teman yang lain aku juga ikut. Pramuka, olahraga, pokoknya seperti biasa saja," kata Putri.

Lulus SD Muhammadiyah Sambisari, Sleman, dia melanjutkan ke SMP RC di Solo, Jawa Tengah. Lalu ke SMA Muhammadiyah 6 Surakarta. "Di sekolah aku selalu ingin duduk di depan. Di samping meja aku taruh kursi lagi untuk menulis," katanya. Sebab, jika menulis di atas meja, itu terlalu tinggi untuk dijangkau kakinya.
Ketika ada temannya yang menyerobot meja, biasanya Putri kesal dan protes kepada gurunya. Putri lalu sering berangkat lebih pagi agar bisa duduk di meja favoritnya. "Pokoknya, sebelum belajar aku bersihkan dulu," kata penggemar novel romantis ini.

Karena tinggal di Solo, sementara orang tua asuhnya di Jogja, Putri harus hidup mandiri. Dia kos di dekat sekolah. "Aku dan teman-teman masak sendiri, cuci baju sendiri," katanya. Sesekali Bu Naryo datang berkunjung untuk membawakan kebutuhan dasar Putri, seperti beras dan bahan lauk-pauk.

Sering Putri menangis di tengah malam. "Ya, namanya stres, down, atau galau. Itu aku pernah alami. Biasanya kalau sudah curhat sama Ibu, hilang semua," katanya. Putri ingat benar pesan Bu Naryo agar selalu menjaga salat lima waktu dan berdoa.

Belajar tekun, Putri pun lulus dengan nilai bagus pada 2009. Setelah itu dia ikut kursus bahasa Inggris intensif. Lalu ikut pelatihan di Yakkum Bethesda yang memang sering mengadakan training untuk kalangan difabel.

Putri lantas bekerja sebagai resepsionis atau penerima tamu di kantor pusat Yayasan Sayap Ibu Jogjakarta yang lokasinya di Pringwulung, Condongcatur, Sleman.

Di sana dia juga ikut menangani kegiatan administrasi seperti mengetik data donatur atau menulis undangan acara penggalangan dana. "Aku juga pernah menjadi MC di mal lho. Cita-citaku sih sebenarnya ingin jadi presenter di televisi," katanya.

Dua tahun sebagai staf di kantor pusat, Putri memilih kembali ke rumah masa kecilnya. "Terus terang, aku lebih betah di sini. Aku ingin berbakti pada Ibu dan ikut merawat adik-adikku," katanya.
Agenda harian Putri lengkap, mulai memandikan, mengganti popok, memberi susu, dan menyuapi balita yang sudah bisa diberi makanan padat.

Sebagaimana remaja pada usianya, Putri juga gaul. Dia masih sering kontak dengan teman-teman sekolahnya. "Ya, minimal SMS-an lah," kata penyuka warna pink ini.
Bagaimana hubungan asmara" "Ada sih yang pernah dekat. Malah dia suka minta aku cuciin bajunya saat masih di Solo," ujar Putri, lalu terbahak.

Suatu ketika, ada seorang donatur baik hati yang ingin membuatkannya tangan palsu. Bahkan, donatur itu menawari Putri pergi ke luar negeri untuk mencari bahan yang paling nyaman. Para pegawai yayasan pun antusias meminta Putri untuk segera memilih yang pas.
"Ayo Put, mumpung ada yang mau buatin tangan. Suatu saat kamu kan menikah, punya suami," ujar Putri menirukan komentar salah seorang pengurus yayasan.
Tapi, justru dengan alasan itu dia menolak halus tawaran tangan palsu. "Aku ingin suami yang mencintaiku apa adanya," katanya. "Lelaki sering memandang wanita dari kelebihannya saja, aku ingin suamiku tahu kekuranganku. Toh, kita bakal hidup bersama sampai mati kan," ujar Putri.
Saat ini Putri memendam keinginan untuk kuliah. Selain tak ingin merepotkan Bu Naryo yang sudah dia anggap sebagai ibu sendiri, Putri belum tega meninggalkan panti. "Sebenarnya aku ingin belajar broadcasting, supaya bisa jadi presenter," ujarnya.
Dia juga mengaku ingin sekali menjajal naik pesawat terbang. Maklum, seumur hidup dia belum pernah naik burung besi. "Seperti apa ya rasanya. Paling jauh aku pergi ke Surabaya pakai kereta api," katanya.
Putri juga sedang menulis kisah hidupnya dengan sebuah laptop pemberian seorang donatur. "Masih dicicil, semoga saja bisa segera selesai dan jadi buku," tuturnya.
Susiani sangat mendukung cita-cita anak gadisnya itu. "Pokoknya, apa pun yang terbaik untuk Putri, saya dan Bapak pasti setuju," katanya.
Termasuk jika nanti Putri menemukan tambatan hati dan tinggal bersama suaminya. "Semoga Gusti Allah selalu melindungimu ya Nduk," katanya sembari mengelus rambut Putri.

READ MORE - Biodata Putri Herlina Gadis Tanpa Tangan

Biografi Biodata Tere liye Penulis

Biografi Biodata dan Profil Tere liye Blog tempatnya mengenal Tokoh dan Orang terkenal Di dunia. untuk menambah Ilmu pengetahuan kita juga memotivasi diri untuk mengambil sisi Positive dari seorang penulis Tere liye, silahkan bagi sobat yabg sudah banyak membeli buku bukunya untuk mencari tahu siapa Tere Liye berikut bisa untuk menjadi informasi untuk sobat dalam mencari biografi darwis tere liye , berikut: Ia adalah seorang penulis novel berbahasa indonesia. Sedikit mengulas profil sang penulis, lelaki bernama Darwis (mungkin itu nama aslinya), yang beristrikan Riski Amelia, adalah seorang ayah dari Abdullah Pasai. Tere Liye lahir dan tumbuh dewasa di pedalaman Sumatera. Ia lahir pada tanggal 21 mei 1979. 


Seperti di sebutkan di atas, Tere Liye tumbuh di Sumatera Pedalaman. Ia berasal dari keluarga sederhana yang orang tuanya berprofesi sebagai petani biasa. Anak ke enam dari tujuh bersaudara ini sampai saat ini telah menghasilkan 14 karya. Bahkan beberapa di antaranya telah di angkat ke layar lebar. Berdasarkan email yang di jadikan sarana komunikasi dengan para penggemarnya yaitu darwisdarwis@yahoo.com. Bisa di simpulkan sederhana bahwa namanya adalah Darwis.

Biografi Tere Liye: Masa Pendidikan 
Tere Liye meyelesaikan masa pendidikan dasar sampai SMP di SDN2 dan SMN 2 Kikim Timur, Sumatera Selatan. Kemudian melanjutkan ke SMUN 9 bandar lampung. Setelah selesai di Bandar lampung, ia meneruskan ke Universitas Indonesia dengan mengambil fakultas Ekonomi.
Riwayat pendidikannya nya: 
-SDN 2 Kikim Timur Sumasel 
-SMPN 2 Kikim Timur Sumsel 
-SMUN 9 Bandar Lampung -Fakultas Ekonomi UI 
         Karya-karyanya: 
1. Kisah Sang Penandai 
2. Ayahku (Bukan) Pembohong 
3. ELIANA, Serial Anak2 Mamak 
4. Daun yang Jatuh tak Pernah Membenci Angin 
5. PUKAT, Serial Anak2 Mamak 
6. BURLIAN, Serial Anak Mamak 
7. Hafalan Shalat Delisa 
8. Moga Bunda Disayang Allah 
9. Bidadari-bidadari Surga 
10. Rembulan Tenggelam di Wajahmu 
11. Senja Bersama Rosie 
12. Mimpi-mimpi si Patah Hati 
13. Cintaku Antara Jakarta & Kualalumpur 
14. The Gogons Series 1 
Biografi Tere Liye : Karya-Karya Tere Liye
Berikut saya tulis karya Tere Liye, semoga bisa menjadi bahan referensi :
Ø  Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin (Gramedia Pustaka Umum,2010)
Ø  Pukat (Penerbit Republika, 2010)
Ø  Burlian (Penerbit Republika, 2009)
Ø  Hafalan Shalat Delisa (Penerbit Republika, 2005)
Ø  Moga Bunda Disayang Alloh (Penerbit Republika, 2005)
Ø  The Gogons Series : James & Incridible Incodents (Gramedia Pustaka Umum, 2006)
Ø  Bidadari – Bidadari Surga (Penerbit Republika, 2008)
Ø  Sang Penandai (Penerbit Serambi, 2007)
Ø  Rembulan Tenggelam di Wajahmu (Grafindo 2006 & Republika 2009)
Ø  Mimpi-Mimpi Si Patah Hati (Penerbit AddPrint, 2005)
Ø  Cintaku Antara Jakarta dan Kualal Lumpur (Penerbit AddPrint, 2006)
Ø  Senja Bersama Rosie (Penerbit Grafindo, 2008)
Ø  Eliana, Serial Anak-Anak Mamak 

Penulis yang satu ini memang berbeda dari kebanyakan penulis yang sudah ada. Biasanya setiap penulis akan memasang poto, nomor kontak yang bisa di hubungi atau riwayat hidup singkat di bagian belakang setiap karyanya. 

Meskipun setiap karya yang di hasilkan laku di pasaran dan menjadi best seller. Namun Tere Liye seperti menghindari dan menutupi kehidupannya. Kalau penulis yang lain biasanya banyak menerima panggilan acara baik itu berupa seminar tentang tips-tips menulis, bedah buku, workshop atau kegiatan yang lainnya terkait dunia tulis menulis. Tapi tidak dengan Tere Liye. 

Biografi Tere Liye: Kehidupan dan Kesederhanaan 
Dari karya-karyanya Tere Liye ingin membagi pemahaman bahwa sebetulnya hidup ini tidaklah rumit seperti yang sering terpikir oleh kabanyakan orang. Hidup adalah anugerah yang Kuasa dan karena anugerah berarti harus di syukuri. 

 “bekerja keras dan selalu merasa cukup, mencintai, berbuat baik dan selalu berbagi, senantiasa bersyukur serta berterima kasih, maka Ia percaya bahwa kebahagiaan itu sudah berada di genggaman kita”.

Itulah sedikit kutipan yang penulis dapatkan, terkesan bahwa ia menegaskan syukuri saja setiap apapun yang kita punya, baik itu berupa kekurangan terlebih kalau itu suatu kelebihan. Satu lagi pelajaran berharga yang bisa kita petik dan di aplikasikan dalam kehidupan masing-masing dari biografi Tere Liye ini. 

Sungguh sangat istimewa, bahwa di negeri kita tercinta ini lahir banyak penulis berkualitas. Serta dengan karya-karyanya tersebut telah membuat negeri ini di kenal luas. Terlebih lagi Tere Liye berasal dari pedalaman Sumatera Selatan. Menjadikan nilai tambah sebagai nilai positif untuk terus meneladani kepiawaiannya di dunia tulis menulis.

Bagi Anda yang sudah pernah menikmati karya Tere Liye pasti akan memberikan respon positif. Karya Tere Liye biasanya mengetengahkan seputar pengetahuan, moral dan agama islam. Penyampaian nya yang unik serta sederhana menjadi nilai tambah bagi tiap novelnya. 

Justru karena kesederhanaannya, tiap kita membaca lembaran demi lembaran novelnya, kita serasa melihat di depan mata apa yang Tere Liye sedang sampaikan. Uniknya kita tidak akan merasa sedang di gurui meskipun dari tulisan-tulisannya itu tersimpan pesan moral, islam serta sosial yang penting.  

Kesederhanaan lah yang mampu membuka hati, dan kalau hati kita sudah terbuka maka akan sangat mudah setiap pesan-pesan positif itu sampai. Melalui biogarfi Tere Liye yang amat singkat ini, saya ingin berbagi, mari kita nikmati tiap lembaran karya Tere Liye dan ambil tiap nilai positif yang ada di dalamnya. 

Biografi Tere Liye : Kontak
Terakhir, melalui tulisan biogarfi Tere Liye ini, serta bagi rekan-rekan yang ingin bersilaturahim dengan Tere Liye, silahkan langsung kirim e-mail ke darwisdarwis@yahoo.com atau maibelapoh@yahoo.com dan www.darwisdarwis.multiply.com. Sampai saat ini, melalui e-mail lah cara terbaik untuk dapat berinteraksi dengannya. Semoga membantu.




Demikian biogarfi Tere Liye semoga bermanfaat
READ MORE - Biografi Biodata Tere liye Penulis

Biografi Biodata dan Profil Ravi Murdianto Kiper Timnas U-19

Biografi Biodata dan Profil Ravi Murdianto Kiper Timnas U-19. Blog tempatnya mengenal Tokoh dan Orang terkenal Di dunia. untuk menambah Ilmu pengetahuan kita juga memotivasi diri untuk mengambil sisi Positive dariseorang Tokoh dunia Profil Biodata Foto Ravi Murdianto Timnas, profil ravi murdianto, biodata ravi murdianto, foto ravi murdianto, kiper timnas u 19,

Siapa yang tak kenal dengan sosok pemain yang satu ini? penampilan apiknya di bawah mistar gawang Garuda Jaya, membuat nama Ravi menjadi sorotan masyarakat Indonesia. Kesuksesan Timnas Indonesia U-19, menjuarai Piala AFF U-19 tak lepas dari andil kiper 18 tahun ini. Ingin mengetahui lebih jauh mengenai sosok Ravi Murdianto? Berikut kami sajikan Profil dari kiper kelahiran 8 Januari 1995 tersebut.

Profil dan Biodata Lengkap Ravi Murdianto

Nama Lengkap : Ravi Murdianto
Tempat/tanggal lahir : Grobogan, Jawa tengah Tanggal Lahir: 13 Maret 1995
Tinggi Badan : 183cm
Posisi bermain : Penjaga Gawang
Klub saat ini : Timnas Indonesia U-19
Tinggi: 183 cm Berat: 82 Kg Ayah: Heri Supriyanto Ibu: Murminah



Sekilas perjalanan karir Ravi Murdianto

Ravi Murdianto adalah sosok tak tergantikan di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia, pada gelaran Piala AFF U-19 lalu. Itu semua tak lepas dari kesigapan dan kemampuan yang ia miliki, dengan adanya sosok Ravi seakan memberi ketenangan bagi barisan belakang Garuda Jaya.

Sama halnya seperti Evan Dimas, Ravi sebelumnya tergabung dalam Timnas U-17 yang sukses menjuarai HKFA tahun 2012. Setahun kemudian, dirinya kembali dipanggil untuk membela Timnas U-18, dan kembali menjuarai kompetisi serupa di tahun 2013.

Sebelum bisa tampil seperti saat ini, Ravi memulai awal karirnya di sepakbola bersama (SSB) Putra Bersemi Grobogan, dan kemudia dirinya pindah ke SSB Tugu Muda Semarang. Dengan kemampuan yang ia miliki, Ravi mendapatkan kesempatan untuk masuk Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelajar (PPLP) Jawa Tengah atau yang dikenal Diklat Salatiga. Setelah itu ia ditarik untuk bergabung dengan Diklat Ragunan, dan kemudian ia dikontrak oleh Klub Divisi Divisi I Liga Indonesia, Perserang Serang.

Demikian sekilas mengenai profil dan perjalanan karir dari Kiper muda Indonesia, Ravi Murdianto.
READ MORE - Biografi Biodata dan Profil Ravi Murdianto Kiper Timnas U-19

Biografi Biodata Indra Sjafri

Biografi Indra Sjafri dan Biodata Indra Sjafri dan Profil Indra Sjafri. Blog tempatnya mengenal Tokoh dan Orang terkenal Di dunia. untuk menambah Ilmu pengetahuan kita juga memotivasi diri untuk mengambil sisi Positive dari seorang pelatih sepak bola dimana Indra Sjafri pernah membawa timnas junior merebut trofi juara pada turnamen sepak bola tingkat Asia, yaitu pada HKFA U-17 dan HKFA U-19 di Hongkong. pada tahun 2013 berhasil menjuarai Piala AFF U-19

Biodata, Profil dan Biografi lengkap Indra Sjafri meliputi data masa kecil, keluarga, pendidikan, prestasi, karir, media sosial.




Info selengkapnya mengenai Biografi Indra Sjafri

Indra Sjafri lahir di Lubuk Nyiur, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, 2 Februari 1963 adalah seorang mantan pemain sepak bola yang kemudian menjadi pelatih sepak bola Indonesia. Ia dipercaya menjadi pelatih Timnas Junior Indonesia (PSSI), seperti Timnas U-12, U-17 dan U-19 yang dijuluki Garuda Muda.

Indra Sjafri pernah membawa timnas junior merebut trofi juara pada turnamen sepak bola tingkat Asia, yaitu pada HKFA U-17 dan HKFA U-19 di Hongkong. Sebelumnya, Indra bertugas sebagai instruktur dan pemandu bakat di PSSI sejak Mei 2009. Indra merupakan mantan pemain sepak bola yang pernah membela PSP Padang pada tahun 1980-an, dan juga pernah menangani klub sepak bola dari ibukota provinsi Sumatera Barat itu sebagai pelatih.

Pada 22 September 2013, Indra Sjafri sukses membawa tim asuhannya, Timnas Indonesia U-19 menjuarai Turnamen Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2013 setelah di final mengalahkan tim kuat Vietnam dalam pertandingan dramatis yang berujung adu penalti, dimana tim Indonesia menang dengan skor 7-6. Gelar juara ini merupakan gelar pertama Indonesia sejak 22 tahun terakhir dimana Indonesia tak pernah meraih satupun gelar juara baik di level Asia Tenggara maupun level yang lebih tinggi.

sumber referensi: wikipedia
READ MORE - Biografi Biodata Indra Sjafri

Biografi Raditya Dika

Raditya DikaBiografi Biodata dan Profil Raditya Dika. Blog tempatnya mengenal Tokoh dan Orang terkenal Di dunia. untuk menambah Ilmu pengetahuan kita juga memotivasi diri untuk mengambil sisi Positive dari seorang  dengan nama lengkap Dika Angkasaputra Moerwani, kelahiran Jakarta 28 Desember 1984. Berawal dari menulis di blog pribadinya, yang akhirnya dibukukan. Novel tersebut berjudul “Kambing Jantan” (2005). Novel tersebut menceritakan kehidupan Radith ketika masih berkuliah di Adelaide, Australia.


Tahun 2009, buku tersebut difilmkan dengan judul yang sama “Kambing Jantan: The Movie”. Film tersebut dibintangi Raditya sendiri bersama Herfiza Novianti, Edric Tjandra, dan Sarah Safitri, berikut biodata Raditya Dika.
  • Nama: Raditya Dika,
  • Nama asli: Dika Angkasaputra Moerwani,
  • Tanggal lahir: 28 Desember 1984,
  • Tempat Lahir: Jakarta, Indonesia,
  • Zodiak: Capricorn.
Selain Novel “Kambing Jantan” Raditya juga telah menerbitkan beberapa Novel lainnya diantaranya “Cinta Brontosaurus” (2006), “Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa” (2007), “Babi Ngesot: Datang Tak Diundang Pulang Tak Berkutang” (2008), “Marmut Merah Jambu” (2010), dan “Manusia Setengah Salmon” (2011).

Film kedua Raditya Dika ditulis dan perankan sendiri, diangkat dari buku Cinta Brontosaurus, tayang 8 Mei 2013. Film ketiganya berjudul Cinta Dalam Kardus, tayang 13 Juni 2013. Tidak hanya sampai disitu, Raditya juga menulis naskah skenario untuk film “Maling Kutang” (2009), “Cinta Brontosaurus” (2013), dan “Cinta dalam Kardus” (2013).

Raditya juga membuat serial komedi populer berjudul Malam Minggu Miko yang ditayangkan oleh Kompas TV dan Youtube pribadinya. Selain sebagai penulis, Raditya juga seorang komedian, dan creativepreneur.
 
Pria yang memiliki dua juta lebih followers di twitter ini meski sukses di karir, namun sayangnya ia tak begitu sukses di dunia percintaannya. Ia selalu gagal termasuk dengan Sherina, seorang mantan penyanyi cilik Indonesia. Sampai sekarang, Ia belum ada rencana untuk menikah. Pria ini memang tak mau buru-buru soal jodoh karena takut salah memilih pasangan. Namun di sisi lain, lantaran dirinya merupakan anak sulung dari lima bersaudara, orang tuanya pun kerap menyuruhnya untuk segera mengakhiri masa lajang. Menepis rasa galaunya soal pasangan, Raditya pun kini lebih menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan dan pekerjaan. Kini penulis yang telah menyelesaikan program ekstensi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Indonesia ini sekarang telah menjadi direktur dan pemimpin redaksi di penerbit buku Bukune.
READ MORE - Biografi Raditya Dika

Biografi Biodata Erick Thohir

Biografi Biodata dan Profil Erick Thohir . Blog tempatnya mengenal Tokoh dan Orang terkenal Di dunia. untuk menambah Ilmu pengetahuan kita juga memotivasi diri untuk mengambil sisi Positive dari seorang Tokoh dunia Erick Thohir (lahir di Jakarta, Indonesia, 30 Mei 1970) adalah seorang pengusaha asal Indonesia dan merupakan salah satu pendiri Mahaka Media. Ia menjadi terkenal karena aktivitas bisnisnya di bidang olahraga.


Sekilas mengenai fakta Erick Thohir :

- Ia termasuk salah satu pemuda yang berprestasi ketika masih remaja, Erick adalah seorang lulusan program Master untuk Administrasi Bisnis di salah satu Universitas di California. Selain itu, Erick juga merupakan seorang sarjana Bachelor of Arts lulusan Glendale University.
- Sebagai pengusaha yang menggemari Olah Raga Basket, akhirnya Erick Thohir dijadikan sebagai ketua umum Federasi Olah Raga Basket se Asia Tenggara selama 2 Periode, dari tahun 2006-2010, dan 2010-2014. Untuk membuktikan kecintaan nya kepada Basket, akhirnya ia membeli sebagian besar saham dari salah satu klub basket NBA yaitu Philadelphia 76ers.
- Saat ini, Erick Thohir juga pemilik dari Persib Bandung dan DC United, ia juga yang sukses memboyong Samsyir Alam ke DC United. Kini, ia tengah melakukan penawaran dengan Massimo Moratti dan jelas untuk membeli sebagian besar saham FC Inter Milan.


Sekembalinya ke Indonesia, bersama Muhammad Lutfi, Wisnu Wardhana dan R. Harry Zulnardy, ia mendirikan Mahaka Group. Perusahaan ini membeli Republika pada tahun 2001 saat berada di ambang kebangkrutan. Karena belum berpengalaman di bisnis media, ia mendapat bimbingan dari ayahnya serta Jakob Oetama dari Kompas dan Dahlan Iskan dari Jawa Pos.

Erick menjadi Presiden Direktur PT Mahaka Media hingga 30 Juni 2008, ia kemudian menjabat sebagai komisioner sejak Juni 2010 hingga kini.

Mahaka Group kemudian membeli pula Harian Indonesia dan diterbitkan ulang dengan nama Sin Chew-Harian Indonesia dengan konten editorial dan pengelolaan dari Sin Chew Media Corporation Berhad yang berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia.  Media ini kemudian dikelola secara independen oleh PT Emas Dua Ribu, mitra perusahaan Mahaka Media.

Erick juga menjabat sebagai Ketua Komite Konten dan Industri Aplikasi untuk Kamar Dagang Industri (KADIN).

Hingga 2009, Grup Mahaka telah berkembang dan menguasai majalah a+, Parents Indonesia, dan Golf Digest; Sementara untuk bisnis media surat kabar: Sin Chew Indonesia dan Republika; Stasiun TV: JakTV, stasiun radio GEN 98.7 FM, Prambors FM, Delta FM, dan FeMale Radio. Selain di bidang media Erick juga memiliki usaha dibidang periklanan, jual-beli tiket, serta desain situs web. Ia juga pendiri dari organisasi amal "Darma Bakti Mahaka Foundation" dan "Dompet Dhuafa Republika", serta menjadi Presiden Direktur VIVA grup, dan Beyond Media.

Olahraga

Erick yang gemar bola basket pernah menjabat sebagai Ketua Umum PERBASI periode 2006–2010 dan menjabat sebagai Presiden Southeast Asian Basketball Association (SEABA) selama dua kali, yaitu periode 2006–2010 dan 2010–2014. Tahun 2012 Erick dipercaya sebagai Komandan Kontingen Indonesia untuk Olimpiade London 2012. Juga di tahun 2012, Thohir dan Levien menjadi pemilik saham mayoritas sebuah klub Major League Soccer, D.C. United. Transaksi ini membuatnya dikenal sebagai orang Asia pertama yang memiliki Tim Basket NBA setelah ia membeli saham dari Philadelphia 76ers.

Pada tahun 2013, Erick menawarkan dana sejumlah 250 hingga 300 juta Euro (2,8-3,2 triliun Rupiah) untuk membeli 80 persen saham dari klub sepak bola Italia Internazionale Milano atau yang lebih dikenal dengan nama Inter Milan setelah berdiskusi dengan pemiliknya, Massimo Moratti.

Meskipun, ia dan Moratti tidak mengakui bahwa pertemuan mereka berkaitan tentang rencana pembelian saham Internazionale Milano namun sejumlah media di Italia mengabarkan bahwa Thohir sudah selangkah lagi mendapatkan 80% saham Inter. pada hari Senin 30 September 2013, Inter sudah resmi milik Erick Thohir.

READ MORE - Biografi Biodata Erick Thohir
 


© Blogger template 'ASIK-For You' by uc1n.com Blog For Biografi Biodata dan Profile Blog Kumpulan Biografi Tokoh dunia 2012 privacy-policy

Kumpulan Biodata Maupun Biografi artis, Tokoh, Penyanyi, Olahragawan, sampai Politisi, juga Pahlawan Indonesia dan Orang-orang terkenal Di seluruh Dunia